Departemen Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas kembali menyelenggarakan kegiatan akademik berupa Kuliah Umum Antropologi Sosial yang mengangkat isu kemanusiaan dan sosial yang sangat krusial, yakni kekerasan dan eksploitasi anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Antropologi Sosial FISIP Unand dalam menghadirkan diskursus akademik yang relevan dengan persoalan sosial kontemporer, baik di tingkat nasional maupun regional Asia Tenggara.

Kuliah umum ini mengusung tema “Kekerasan dan Eksploitasi Anak di Malaysia”, yang akan membahas secara mendalam dinamika, bentuk, serta faktor-faktor sosial, budaya, dan struktural yang melatarbelakangi terjadinya kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di Malaysia. Isu ini dipandang penting untuk dikaji secara akademik karena memiliki keterkaitan erat dengan persoalan migrasi, kemiskinan, ketimpangan sosial, serta kebijakan perlindungan anak di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan kuliah umum akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Rabu, 10 September 2025

  • Waktu: Pukul 08.30 WIB – selesai

  • Tempat: Gedung D1.5 FISIP Universitas Andalas

Sebagai narasumber utama, Departemen Antropologi Sosial FISIP Unand menghadirkan Prof. Madya Dr. Khadijah Alavi, seorang Pensyarah Kanan Bidang Kerja Sosial dari Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Beliau dikenal luas sebagai akademisi dan peneliti yang memiliki perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak, kesejahteraan sosial, serta kelompok rentan di Malaysia. Kehadiran Prof. Khadijah Alavi diharapkan dapat memberikan perspektif empiris dan kebijakan berbasis riset lapangan terkait kondisi anak-anak yang mengalami kekerasan dan eksploitasi.

Kuliah umum ini akan dimoderatori oleh Dr. Noviy Hasanah, M.Hum, dosen Departemen Antropologi Sosial FISIP Universitas Andalas. Dengan pengalaman dan keahlian dalam kajian antropologi sosial, moderator akan memandu diskusi agar berjalan secara sistematis, kritis, dan interaktif, sehingga peserta dapat memahami isu secara komprehensif dari sudut pandang antropologi dan kerja sosial.

Melalui kuliah umum ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana kekerasan dan eksploitasi anak tidak hanya merupakan persoalan individu, tetapi juga berkaitan erat dengan struktur sosial, relasi kekuasaan, kebijakan negara, serta norma budaya yang berkembang dalam masyarakat. Kajian lintas negara ini juga membuka ruang perbandingan dan refleksi bagi peserta untuk melihat kesamaan dan perbedaan persoalan perlindungan anak di Malaysia dan Indonesia.

Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta seluruh sivitas akademika FISIP Universitas Andalas yang memiliki ketertarikan terhadap isu anak, antropologi sosial, dan perlindungan kelompok rentan. Selain sebagai forum akademik, kuliah umum ini juga menjadi ruang dialog lintas disiplin dan lintas negara dalam upaya memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya perlindungan hak-hak anak.

 

Departemen Antropologi Sosial FISIP Universitas Andalas mengundang seluruh sivitas akademika untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Partisipasi aktif dalam kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan, memperkuat kepekaan sosial, serta mendorong lahirnya pemikiran kritis dan kontribusi nyata dalam upaya perlindungan anak di tingkat lokal, nasional, maupun regional.