IMG 3448 1

Kontributor
Nofri Elfira Dahnil,S.Kom

PADANG, ANTROPOLOGI UNAND – Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas telah sukses menyelenggarakan agenda tahunan Pelatihan Organisasi dan Akademik Antropologi (POA-ANT) 2026. Mengusung semboyan utama "Brave To Change Brave To Grow", seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan ini resmi berakhir melalui acara Puncak POA-ANT yang membawa tema besar "Metanoia Critica" di Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman. Rangkaian acara kemahasiswaan ini sengaja dirancang secara berjenjang, dimulai dari pembekalan materi kelas, kunjungan laboratorium, pengenalan sistem keorganisasian, hingga aksi nyata pengabdian di lapangan terbuka.

Fase Pembekalan Teoretis dan Penguatan Akademik

Perjalanan panjang POA-ANT 2026 dimulai sejak akhir April hingga awal Juni 2026. Fase awal ini berfokus pada penguatan fondasi berpikir serta pengenalan mendalam terhadap identitas departemen. Seluruh materi pembekalan ini dilaksanakan secara berkala pada sore hari pukul 16.00 hingga 18.00 WIB guna memberikan pemahaman konseptual yang kokoh kepada seluruh peserta. Rangkaian kelas pembekalan diawali dengan agenda Grand Opening Poa-Ant 2026 & Menyelami Makna Dibalik Budaya pada Senin, 27 April 2026. Sesi perdana ini dilaksanakan untuk merangsang nalar kritis mahasiswa terhadap fenomena sosial di sekitar mereka serta membedah esensi kebudayaan secara antropologis. Selanjutnya, pada Kamis, 30 April 2026, para peserta mengikuti sesi Mengenal Lebih Dekat Organisasi Yang Ada di Antropologi untuk mempelajari struktur kelembagaan internal secara mendalam, yaitu Majelis Anggota (MA), Ikatan Alumni Antropologi (IKA), dan Keluarga Mahasiswa Antropologi (KEM).

Memasuki bulan Mei, materi beralih ke aspek praktis dan kontekstual yang lebih menantang. Pada Senin, 4 Mei 2026, dilaksanakan sesi Logika Berpikir Kritis (Jejak Sosial Wilayah Pasca Bencana) yang melatih kepekaan mahasiswa terhadap isu kemanusiaan dan mitigasi bencana dari perspektif sosial. Kemudian pada Kamis, 7 Mei 2026, materi dilanjutkan dengan tema Mengenal Lebih Luas Nama Kelompok Totem Bukan Sekedar Simbol untuk membedah konsep identitas, silsilah, dan kohesi kelompok dalam tradisi keilmuan antropologi. Guna memberikan pandangan karier masa depan, sesi Penerapan Antropologi Di Dalam Dunia Kerja digelar pada Senin, 11 Mei 2026 untuk mengenalkan prospek lulusan di berbagai sektor modern.

Aktivitas luar ruangan dan pengenalan fisik mulai berjalan pada Senin, 18 Mei 2026 melalui agenda Out Bond & Gerantara yang melatih ketangkasan serta kerja sama tim. Penguatan empiris dilakukan pada Kamis, 21 Mei 2026 melalui agenda Kunjungan Labor Antropologi & Museum Etnografi Fisip Unand untuk mengeksplorasi rekam jejak material kebudayaan yang tersimpan rapi. Sebagai persiapan keselamatan sebelum turun ke lapangan terbuka, sesi Siaga Darurat & Pertolongan Pertama dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026. Seluruh fase pembekalan ini akhirnya ditutup dengan agenda Persiapan Puncak Poa-Ant 2026 pada Kamis, 4 Juni 2026 yang berisi koordinasi teknis skala besar antarpanitia dan peserta.

Fase Puncak Acara "Metanoia Critica" di Padang Sago

Setelah melewati persiapan matang, rangkaian beralih ke fase kedua. Acara Puncak Poa-Ant 2026 "Metanoia Critica" sukses dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 26 hingga 28 Juni 2026 yang bertempat di Lapangan Katalis 23, Padang Sago, Pariaman. Di bawah komando Ketua Pelaksana (Ketupel) Hafizul Herdi A., seluruh peserta melewati tahapan perjalanan kultural dan mental yang tersusun rapi dalam sebuah jalur transformasi yang sangat disiplin.

Hari pertama puncak acara, Jumat, 26 Juni 2026, dibuka dengan tahap Transitus (Masa Transisi & Inisiasi Awal) yang menandai langkah pertama perpindahan status peserta dari lingkungan kampus menuju alam terbuka, sekaligus menguji kesiapan mental mereka. Memasuki hari kedua, Sabtu, 27 Juni 2026, aktivitas berjalan sangat padat yang dimulai dari aksi nyata Edukasi Reptil & Pengabdian Masyarakat (Pengenalan Hewan Reptil & Kegiatan Gotong Royong) sebagai wujud kepedulian sosial bersama warga lokal di sekitar Lapangan Katalis 23. Pada siang harinya, suasana kebersamaan dipererat melalui sesi Fun Games (Permainan Kerabat) yang dirancang untuk melebur ego individu menjadi kekompakan kelompok. Menjelang malam, peserta memasuki sesi Filosofi (Pemaknaan Nilai Dasar) untuk meresapi nilai etika keilmuan serta tanggung jawab moral yang diemban sebagai mahasiswa antropologi. Ujian sesungguhnya terjadi pada malam hari melalui Ekspedisi Senyap (Uji Mental & Fisik Malam) di mana peserta dilatih mengalahkan rasa takut dan meningkatkan kepekaan indrawi di tengah keheningan alam. Fase puncak ini memasuki hari terakhir pada Minggu, 28 Juni 2026. Menyambut fajar pagi hari, seluruh panitia dan peserta menyatukan energi dalam pertunjukan Tari Gerantara (Simbol Kebudayaan & Kebersamaan) yang merefleksikan keharmonisan ikatan persaudaraan melalui gerak seni. Seluruh rangkaian panjang ini akhirnya mencapai muaranya pada agenda Puncak Pelantikan Simbolis POA-ANT 2026 (Pengukuhan Status Kerabat), di mana para peserta secara resmi dilantik menjadi bagian utuh dari keluarga besar Kerabat Antropologi Universitas Andalas.

Departemen Antropologi FISIP Universitas Andalas menyampaikan apresiasi tertinggi kepada segenap panitia pelaksana, pengurus lembaga kemahasiswaan, para alumni, serta masyarakat Padang Sago yang telah mendukung penuh kelancaran pergelaran akbar ini dari awal hingga akhir. Dedikasi yang tinggi dari seluruh komponen pengurus telah membuahkan hasil yang sangat luar biasa dan membanggakan. dan kami juga mengucapkan selamat dan sukses atas bergabungnya para kerabat baru. Dengan memegang teguh semangat "Brave To Change Brave To Grow", mari bersama-sama mengasah nalar kritis melalui esensi Metanoia Critica dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta kebudayaan di tengah masyarakat luas. Semoga bekal pengalaman yang didapatkan selama pelaksanaan kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan membawa nama baik almamater.