Akreditasi JANTRO 2026 1 2 dikompresi page 0001

Kontributor
Nofri Elfira Dahnil,S.Kom

PADANG — Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang tata kelola publikasi ilmiah. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya (JANTRO) secara resmi berhasil meraih dan mempertahankan Peringkat Akreditasi 2 (SINTA 2) berdasarkan keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Capaian ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor : 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tertanggal 24 Juli 2026. Berdasarkan sertifikat akreditasi tersebut, status Akreditasi Ulang Peringkat 2 ini berlaku mulai dari Volume 27 Nomor 1 Tahun 2025 sampai Volume 31 Nomor 2 Tahun 2029.

Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya (E-ISSN: 2355-5963) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Antropologi FISIP Universitas Andalas bekerja sama dengan Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI). Keberhasilan mempertahankan peringkat SINTA 2 ini mempertegas komitmen keberlanjutan departemen dalam memfasilitasi diseminasi hasil penelitian berdedikasi tingkatan tinggi di bidang antropologi dan studi sosial-budaya.

Peraihan peringkat SINTA 2 ini bukanlah hasil yang didapatkan secara instan, melainkan buah dari dedikasi, konsistensi, serta kerja keras seluruh jajaran redaksi, reviewer (mitra bestari), penulis, dan civitas akademika Departemen Antropologi FISIP UNAND. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, pengelola jurnal terus berupaya meningkatkan standar kualitas substansi artikel, tata kelola proses peer-review, keanekaragaman penulis dari berbagai institusi dalam maupun luar negeri, serta ketepatan waktu penerbitan.

Proses penilaian akreditasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencakup berbagai kriteria ketat, mulai dari keberkalaan penerbitan, kerapian tata kelola OJS (Open Journal Systems), kualifikasi dewan redaksi dan mitra bestari, hingga dampak sitasi akademis artikel yang diterbitkan. Keberhasilan mempertahankan posisi di Peringkat 2 menunjukkan bahwa JANTRO mampu menjaga standar mutu ilmiah yang tinggi dan tetap menjadi wadah rujukan tepercaya bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi kebudayaan.

Sebagai wadah publikasi utama di Departemen Antropologi UNAND, Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya memainkan peran kunci dalam mendokumentasikan dinamika perubahan sosial, realitas budaya lokal dan global, isu etnografi, serta studi kemasyarakatan terkini. Kerjasama dengan Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) semakin memperkuat jejaring keilmuan dan keterlibatan komunitas antropolog secara nasional.

Keberadaan jurnal terakreditasi SINTA 2 ini juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) Antropologi FISIP UNAND. Dosen dan peneliti memiliki saluran publikasi berreputasi untuk memenuhi tanggung jawab Tridharma Perguruan Tinggi, sementara mahasiswa berkesempatan mempelajari tulisan-tulisan ilmiah berkualitas tinggi sebagai rujukan akademik utama.

Pimpinan Departemen Antropologi FISIP Universitas Andalas memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim pengelola jurnal atas pencapaian ini. Keberhasilan meraih akreditasi Peringkat 2 hingga tahun 2029 ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu.

Target dan fokus pengelolaan JANTRO ke depan adalah meningkatkan keterlihatan (visibility) dan dampak sitasi di tingkat internasional. Langkah-langkah strategis seperti memperluas jangkauan penulis mancanegara, meningkatkan komposisi artikel berbahasa Inggris berkualitas, serta memperkuat jejaring indeksasi internasional akan terus didorong demi membawa Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya menuju reputasi yang lebih tinggi lagi.

Departemen Antropologi FISIP UNAND juga mengundang para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi untuk mengirimkan naskah hasil penelitian terbaiknya ke Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya.