Print

Keluarga besar Departemen Antropologi FISIP Universitas Andalas baru saja merayakan momen penting dalam perjalanan akademiknya di awal tahun 2026 ini. Tepat pada hari Jumat, 27 Februari 2026, suasana di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 terasa begitu hangat namun penuh khidmat. Agenda utamanya adalah pelantikan dan pengukuhan Ketua Program Studi S2 Antropologi yang baru. Momen ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan biasa, tapi merupakan simbol semangat baru bagi Departemen Antropologi untuk terus terbang lebih tinggi dalam mencetak pakar-pakar sosial masa depan yang kritis dan humanis.

Dalam acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga menjelang siang tersebut, Prof. Dr. Lucky Zamzami, S.Sos., M.Sos.Sc. secara resmi menerima amanah untuk memimpin prodi ini. Beliau hadir menggantikan Dr. Syahrizal, M.Si., sosok yang selama ini telah memberikan dedikasi luar biasa dalam menjaga kualitas pendidikan di S2 Antropologi. Transisi kepemimpinan ini menjadi jembatan estafet yang manis, di mana nilai-nilai baik yang sudah ditanamkan oleh pejabat lama akan dipadukan dengan visi segar dan inovatif dari Prof. Lucky untuk membawa prodi ini makin diperhitungkan di kancah global.

Prosesi pelantikan ini terasa sangat sakral saat pengangkatan sumpah dilakukan di bawah kitab suci Al-Qur'an. Hal ini menjadi pengingat bahwa jabatan yang diemban bukan hanya tanggung jawab kepada universitas, tapi juga amanah moral di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Para tamu undangan yang hadir dengan balutan pakaian batik memberikan warna tersendiri, menciptakan nuansa kekeluargaan yang erat di tengah formalitas acara. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal utama bagi Prof. Lucky untuk memulai langkah pertamanya sebagai Ketua Prodi.

Selama ini, di bawah arahan Dr. Syahrizal, S2 Antropologi telah berhasil membangun pondasi akademik yang sangat solid. Kini, tantangannya adalah bagaimana membawa standar tersebut ke level yang lebih luas lagi. Prof. Lucky Zamzami, dengan pengalaman risetnya yang melintang hingga ke level internasional, diharapkan bisa menjadi mesin penggerak bagi mahasiswa pascasarjana. Fokus beliau ke depan bukan lagi sekadar kuliah di dalam kelas, tapi bagaimana mengajak mahasiswa lebih peka terhadap isu-isu sosial-budaya kontemporer, mulai dari dinamika masyarakat lokal hingga tren global yang terus berubah.

Satu hal yang menjadi target besar Prof. Lucky adalah mendorong budaya riset yang lebih asyik dan produktif. Beliau ingin agar tesis mahasiswa S2 Antropologi Unand tidak hanya berakhir di rak perpustakaan sebagai tumpukan kertas, tapi bisa menembus jurnal-jurnal bergengsi dunia. Dengan koneksi internasional yang beliau miliki, peluang kolaborasi riset dengan peneliti luar negeri kini terbuka lebar bagi mahasiswa. Harapannya, lulusan dari sini punya rasa percaya diri yang tinggi untuk bersaing, baik sebagai akademisi, peneliti lapangan, maupun konsultan kebijakan di berbagai lembaga internasional.

Selain soal riset, Prof. Lucky juga sangat peduli dengan kenyamanan mahasiswa dalam menempuh studi. Beliau berencana untuk terus membenahi layanan administrasi agar lebih simpel dan serba digital. Beliau paham betul kalau mahasiswa S2 rata-rata adalah orang sibuk yang punya mobilitas tinggi, jadi proses bimbingan dan urusan kampus harus dibuat seefisien mungkin. Dengan lingkungan kampus yang suportif dan tidak berbelit-belit, mahasiswa diharapkan bisa lulus tepat waktu dengan kualitas karya ilmiah yang bisa dibanggakan oleh almamater.

Jejaring alumni juga bakal jadi perhatian khusus dalam masa jabatan kali ini. Prof. Lucky ingin agar ikatan alumni S2 Antropologi makin solid dan bisa saling bantu, terutama dalam membuka peluang karier bagi lulusan baru. Alumni adalah bukti nyata kesuksesan sebuah prodi, dan sinergi antara kampus dengan para praktisi di lapangan akan membuat kurikulum S2 Antropologi tetap "nyambung" dengan apa yang dibutuhkan dunia kerja saat ini. Diskusi-diskusi santai namun bergizi antara alumni dan mahasiswa aktif pun rencananya akan lebih sering digelar.

Dukungan dari pimpinan FISIP Unand pun mengalir deras untuk kepemimpinan baru ini. Semangat internasionalisasi yang diusung Prof. Lucky sejalan dengan mimpi besar Unand untuk menjadi universitas berkelas dunia, terlebih setelah sukses mengikuti asesmen akreditasi internasional ACQUIN 2026. Kehadiran beliau sebagai Guru Besar di kursi Ketua Prodi diharapkan bisa memberikan wibawa akademik sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk terus haus akan ilmu pengetahuan. Semua pihak di departemen siap bahu-membahu untuk mewujudkan visi-visi hebat yang sudah dipetakan demi kemajuan pendidikan antropologi di Indonesia.

Sebagai penutup, seluruh sivitas akademika ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Dr. Syahrizal, M.Si. atas semua kerja keras dan jasanya selama ini. Dan untuk Prof. Dr. Lucky Zamzami, S.Sos., M.Sos.Sc., selamat bertugas dan selamat berkarya! Semoga amanah ini menjadi berkah bagi banyak orang dan membawa S2 Antropologi FISIP Unand menjadi mercusuar bagi kajian kebudayaan yang unggul, bermartabat, dan selalu relevan dengan zaman. Selamat mengabdi untuk ilmu pengetahuan dan kemanusiaan!