Padang – Pada tanggal 19 Maret 2025, keluarga besar Departemen Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas melaksanakan acara buka puasa bersama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang penuh berkah. Acara ini memiliki makna yang sangat mendalam, karena selain menjadi ajang silaturrahim, juga merupakan kesempatan untuk mengungkapkan rasa syukur atas capaian akademik yang luar biasa yang diraih oleh dua sosok penting dalam dunia akademik di Universitas Andalas, yaitu Bapak Prof. Dr. Zainal Arifin, M.Hum dan Bapak Prof. Dr. Lucky Zamzami, M.Soc, M.Hum, yang baru saja meraih gelar guru besar.
Buka puasa bersama ini dihadiri oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Departemen Antropologi Sosial. Momen ini memberikan kesempatan bagi seluruh keluarga besar untuk berkumpul dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus merayakan pencapaian akademik dan refleksi perjalanan yang telah dilalui bersama selama ini. Acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga merupakan bentuk rasa syukur atas proses panjang yang telah dijalani dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang antropologi sosial.
Dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan, Bapak Prof. Dr. rer. soz. Nursyirwan Effendi, salah satu tokoh senior dalam dunia akademik di Departemen Antropologi Sosial, memberikan sambutan yang penuh makna. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tiga poin reflektif yang sangat menggugah dan mewakili perasaan seluruh anggota keluarga besar Antropologi Sosial.
Pertama, rasa haru yang mendalam ketika merasakan kembali atmosfer kekeluargaan yang terjalin erat di antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di Departemen Antropologi Sosial. Beliau mengutip pesan dari almarhum Bapak Prof. Dr. Imran Manan, MA, yang selalu mengingatkan agar kita senantiasa bekerja sama, saling menolong, dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Pesan ini sangat relevan untuk terus menjaga keharmonisan dan kerjasama yang telah terjalin di Departemen Antropologi Sosial, yang telah terbukti mampu menghasilkan berbagai pencapaian gemilang dalam dunia pendidikan.
Kedua, rasa bangga yang sangat besar karena menyaksikan dua mantan mahasiswa yang dulu belajar dan berproses di bawah bimbingan para dosen, kini telah berhasil meraih gelar guru besar. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bersama seluruh keluarga besar Departemen Antropologi Sosial, karena pencapaian ini mencerminkan hasil dari sistem pembelajaran yang berkualitas serta pengembangan pemikiran kritis yang telah mereka lalui selama ini.
Ketiga, meskipun ada rasa sedih, namun sedih itu bukanlah karena kehilangan, melainkan karena keberhasilan dan kemajuan yang telah dicapai oleh para kolega. Dalam hal ini, beliau menyebutkan bahwa mereka yang sebelumnya menjadi sosok panutan dalam melakukan riset lapangan dan berkontribusi dalam berbagai penelitian sosial kini menapaki jenjang akademik tertinggi dan mengembangkan jalur riset mereka sendiri. Kesedihan ini, menurut Bapak Prof. Dr. rer. soz. Nursyirwan Effendi, adalah bukti bahwa perjalanan keilmuan telah mencapai titik yang tinggi dan membanggakan.
Di akhir sambutannya, Bapak Prof. Dr. rer. soz. Nursyirwan Effendi memberikan semangat dan doa agar seluruh dosen di Departemen Antropologi Sosial dapat terus berproses menuju pencapaian akademik tertinggi dan terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Doa dan harapan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus menimba ilmu, berdedikasi dalam penelitian, dan memberikan pengabdian kepada masyarakat.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Ibu Dr. Sri Setiawati, MA, yang dengan tulus hati menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan acara buka puasa bersama ini. Semoga amal kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah dan mendapat berkah dari Allah SWT.
Acara ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kebersamaan yang terjalin terus terpelihara. Selain sebagai ajang silaturrahim, kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat ikatan batin di antara anggota keluarga besar Departemen Antropologi Sosial, serta memotivasi semua pihak untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang antropologi sosial.
Barakallahu fiikum untuk semua yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan keberkahan dalam setiap langkah kita. In shaa Allah, sampai jumpa pada kesempatan berikutnya dalam momen yang lebih bermakna.